Senin, 03 April 2023

TUGAS MANAJEMEN PRODUKSI PERTUNJUKAN

Buatlah Pamflet tentang Pagelaran Tari yang didalamnya mencakup :

1. Tema Pagelaran

2. Kelompok yang akan tampil

3. Waktu dan Tempat pelaksanaan pagelaran

4. Dibuat dengan design yang menarik dan sekreatif mungkin boleh potrait ataupun landscape, jangan lupa sertakan identitas Nama dan Kelas. Tugas dikirim ke link Google Drive alamat :  https://drive.google.com/drive/folders/1lvD3Zv5JnHEMzspOGkTk7qZ6TWgMn-E7?usp=sharing

5. Apabila ada yang belum jelas bisa ditanyakan ke guru Seni Budaya (Bu Mulyo : 085747089340)

Terimakasih

MANAJEMEN PRODUKSI PERTUNJUKAN

 Menentukan Konten Karya

Banyak karya seni pertunjukan yang hadir di tengah-tengah masyarakat, pertunjukan tersebut digelar di gedung pertunjukan maupun di televisi. Pertunjukan yang baik tentunya tidak lepas dari orang–orang yang merencanakan, serta membantu di belakang panggung sebagai sebuah tim. Tim tersebut adalah orang-orang yang melaksanakan tugas manajemen pertunjukan.

Terdapat tiga tahapan dalam manajemen produksi pertunjukan, antara lain tahapan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Perencanaan adalah kegiatan yang mencakup berbagai proses dalam persiapan pertunjukan, seperti latihan, menyusun kepanitian, menyusun anggaran biaya, dan promosi acara. Pelaksanaan adalah kegiatan di mana pertunjukan tersebut dilakukan. Sedangkan evaluasi adalah sebuah kegiatan merefleksi seluruh proses perencanaan dan pelaksanaan, menganalisis kesuksesan acara, maupun hambatan dalam acara untuk membuat pertunjukan selanjutnya.

Tahap perencanaan meliputi kegiatan menentukan konten materi yang akan ditampilkan, konsep pertunjukan dan menyiapkan perlengkapannya. Dalam tahap perencanaan awal, peserta didik diminta untuk menentukan konten karya apa yang akan ditampilkan. Konten karya yang dimaksud dapat berupa pertunjukan teater, pertunjukan tari, pertunjukan musik atau bisa juga kolaborasi ketiganya. Dalam menentukan konten pertunjukan yang akan di selenggarakan oleh peserta didik, terdapat beberapa faktor yang harus dipertimbangkan, yaitu :


A. Minat dan bakat dari peserta didik di kelas

Dalam satu kelas, bakat dan minat peserta didik dalam kegiatan seni tari tentunya berbeda. Misalnya ada kelas yang peserta didiknya dominan lebih tertarik dengan tari tradisional, ada yang lebih banyak tertarik dengan tari nontradisional. Guru dapat menganalisis bakat dan minat tersebut melalui pengamatan. Dalam satu kelas biasanya ada peserta didik yang tidak memiliki bakat dan minat terhadap seni tari. Namun bukan berati mereka yang tidak memiliki bakat dan minat di bidang seni. Kemungkinan mereka memiliki minat di bidang seni lainnya.

Dalam membuat pertunjukan tari juga dibutuhkan tim yang dapat menunjang pertunjukan tari, seperti pemain musik, penata rias, busana, penata artistik dan tim manajemen produksi. Peserta didik yang tidak memiliki minat dan bakat di bidang seni tari dapat diarahkan untuk mengisi bidang-bidang tersebut misalnya di bidang nonartistik dan pengurus harian.


1.   Kemampuan  peserta   didik   dalam   memahami   materi   di   unit

sebelumnya

Konten pertunjukan dapat dipilih berdasarkan kemampuan peserta didik dalam memahami materi di unit selanjutnya. Semakin baik kemampuan peserta didik dalam memahami materi, konten pertunjukan yang akan dibuat dapat dibuat lebih bervariasi. Namun, jika kemampuan peserta didik dalam memahami materi diunit sebelumnya belum maksimal, maka guru dapat mengarahkan peserta didik untuk menyederhanakan konsep garap, ide dalam rencana konten yang akan dibuat.

2.   Fasilitas sekolah

Fasilitas merupakan sebuah pertimbangan yang sangat penting dalam membuat pertunjukan yang akan dilaksanakan di lingkungan sekolah. Jika kelas cukup luas, maka pertunjukan tari dapat dilaksanakan di dalam kelas. Namun jika kondisi kelas sempit, maka pertunjukan dapat dilakukan di luar kelas di dalam sekolah, misalnya di halaman, di taman, di aula sekolah.

3.   Ketersediaan dana

Dalam materi ini, terdapat beberapa alternatif pertunjukan yang

mudah dan murah yang dapat dilaksanakan oleh peserta didik, misalnya:

a.   Membuat pertunjukan tari sederhana di kelas;

b.   Membuat pertunjukan tari di halaman sekolah;

Membuat pertunjukan tari virtual di rumah bagi peserta didik yang memiliki fasilitas teknologi yang memadai. Pentas tari virtual sangat relevan pada kondisi khusus yang mengharuskan melaksanakan pembelajaran di rumah. 
Ketiga kegiatan tersebut dapat menjadi alternatif pertunjukan yang mudah dan murah karena tidak membutuhkan tata lampu yang khusus, perizinan yang sulit, kebutuhan properti panggung dapat dibuat dengan bahan – bahan sekitar yang mudah di dapatkan.

TUGAS MANAJEMEN PRODUKSI PERTUNJUKAN

Buatlah Pamflet tentang Pagelaran Tari yang didalamnya mencakup : 1. Tema Pagelaran 2. Kelompok yang akan tampil 3. Waktu dan Tempat pelaksa...